5 Pahlawan Ini Berjasa Melawan Penjajah

Tanggal 10 November diperingati sebagai hari pahlawan nasional untuk rakyat Indoneisa. Para pahlawan yang tersebar dari sabang sampai maroke, dikenang jasa-jasanya pada hari tersebut.

Pahlawan adalah seorang yang berani dengan sepenuh jiwa raganya berjuang demi keadilan serta kebebasan demi menyatukan NKRI. Perjuangan para pahlawan tidak bisa dianggap sepele, karena tanpa kerja keras mereka hingga meninggal di medang perang, bangsa Indonesia tidak akan merdeka dan maju seperti sekarang.

Sultan Syarif Kasim II

Sultan Syarif Kasim II yang memiliki nama lengakap Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin. Lahir di Siak Sri Indrapura, Riau, 1 Desember 1893 ini merupakan sultan ke-12 Kesultanan Siak. Sultan Syarif Kasim II menjadi salah seorang pendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Setelah proklamasi ia menyatakan Kesultanan Siak sebagai bagian dari wilayah Indonesia, dan ia menyumbangkan harta kekayaannya sejumlah 13 juta gulden untuk pemerintah Republik Indonesia.

Teuku Umar

Pahlawan satu ini terkenal dengan strategi griliyanya, ia melawan Belanda setelah ia mengumpulkan senjata dan uang yang sukup banyak. Sebelumnya Teuku Umar berpura-pura bekerjasama dengan Belanda. Teuku Umar dilahirkan di Meulaboh Aceh Barat pada tahun 1854.

Ketika perang Aceh pada 1873, ia ikut serta berjuang bersama pejuang-pejuang Aceh lainnya. Saat itu umurnya baru 19 tahun, perjuangannya pun tak sampai situ ia terus melawan serangan Belanda dan ia wafat pada tahun 1899.

Tuanku Tambusai

Salah satu pahlawan berasal dari riau adalah tuanku tambusai yang memiliki naman lain Harimau Paderi Dari Rokan. Ia lahir di Rokan Hulu, Riau, 5 November 1784, perjuangannya dimulai di daerah Rokan Hulu dan sekitarnya, selama 15 tahun ia cukup merepotkan para pasukan Belanda karena sulit dikalahkan, pantang menyerah, dan tidak pernah ingin berdamai oleh Belanda.

Hal itu dibuktikannya dengan menolak ajakan Kolonel Elout untuk berdamai. Pada tanggal 28 Desember 1838, benteng dalu-dalu jatuh ke tangan Belanda. Lewat pintu rahasia, ia dpat meloloskan diri, lalu ia mengungsi dan akhirnya wafat di Saremban, Negeri Sembilan, Malaysia.

Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Muda adalah Sultan yang paling besar dalam masa kesultanan Aceh, yang berkuasa dari tahun 1607 – 1636. Aceh mencapai kejayaan pada kepemimpinan Iskandar Muda, karena daerahnya semakin besar dan reputasi Internasional sebagai pusat perdagangan dan pembelajaran tentang islam.

Begitu besarnya kontribusi dirinya terhadap Negara terutama daerah Aceh, membuat namanya diabadikan pada Bandar Udara Internasional Aceh yang menggunakan namanya.

Raja H. Fisabililah

Raja Haji Fisabililah lahir di Kota Lama, Ulusungai, Riau, 1725. Ia merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia yang telah diteteapkan pada tanggal 11 Agustus 1997.

Raja Haji Fisanililah terkenal dalam melawan pemerintah Belanda dan berhasil membangun Pulau Biram Dewa di Sungai Lama. dan ia gugur pada saat melakukan penyerangan pangkalan maritim Belanda di Teluk Ketapang (Melaka) pada tahun 1784.

Walaupun kini Villalovers sudah merasakan kebebasan, namun tak ada salahnya kita menjadi pahlawan masa kini yang memperjuangkan kemajuan Indonesia.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Pesan Bolu Disini

Ada acara arisan dan kumpul keluarga ataupun meeting di kantor bingung mau cari cemilannya dimana?? Hanya ada di outlet Kek Pisang Villa. Tersedia berbagai aneka bolu dan cake CUMA 35.000 aja.